Sabtu, 28 Juli 2012 - 15:14:00 WIB

Buka Usaha Warkop Untungnya Menggiurkan

SURABAYA, KABARWARTA - Dari tahun ke tahun, permintaan kopi khas dari Indonesia selalu naik. Itu pula yang mendorong bisnis perekonomian meningkat khususnya di Jawa Timur. Dengan investasi sekitar Rp15 juta, pengusaha warung kopi (warkop), dapat meraup untung sekira per harinya Rp80 ribu - Rp150 ribu.

Sebagai minuman khas, kopi tak pernah surut di pasaran. Bahkan, konsumsi kopi di dalam negeri cenderung terus naik setiap tahunnya. Tak heran kalau kopi menjadi komoditas yang menarik untuk diperdagangkan.

Salah satu pemilik warkop Iwan yang sudah memulai usahanya sejak 5 tahun lalu di Surabaya, Jawa Timur ini. Selain mengembangkan usaha di bidang warkop, dirinya pun membuat variasi di warkopnya. "Kalau khusus hanya jual kopi saja sedikit hasil untungnya, ini saya variasi dengan berbagai minuman dan jajanan pasar, tetapi titipan dari teman juga." Kata pemilik warkop, Izza.

Untuk mengembangkan bisnis warkopnya, belum lama ini, Iwan memiliki ciri khas khusus di warkopnya. Secangkir kopi hanya dihargai Rp2.000. Biji kopi diolah sendiri, dimasak, dan dijadikan bubuk kopi.

Namun, khas lain yakni sajian cangkir kopi yang terbuat dari tanah liat. Kopi hitamnya menjadi daya tarik pelanggan warkop di Surabaya. Warkop ini terletak dipinggiran jalan raya Nginden Semolo. "Mudahnya kalo warkop ini dicari terletak diantara dua sisi jalan Nginden Semolo, didepan makam Semolowaru, berhadapan langsung dengan markas Brimob," ujarnya.

Selain sewa toko, mitra kerja, juga ada fasilitas lain, seperti televisi, permainan catur, kartu remi, dan musik. "Sebenarnya sudah lama berdiri, ini termasuk gabungan dari Pedagang Kaki Lima (PKL) Nginden Semolo," kata Iwan.(Ok)

Berita Terkait


0 Komentar :

Kirim Komentar :

BRONIS

Wartawan Jadi Korban, Satu Lagi Dosa Polsek Tegalsari Surabaya!

Segerombolan Pemuda Merampas Motor & Barang Berharga Wartawan TEGALSARI, KABARWARTA -

Selengkapnya